Skip to content
Semua panduan opsi dan kontrak berjangka
Penyediaan Likuiditas DeFi12 menit membaca

Pool Likuiditas DeFi: Biaya LP, Rebalancing, dan Impermanent Loss

Pelajari cara kerja pool constant-product Uniswap v2, bagaimana swap mengubah komposisi token LP, cara membandingkan biaya dengan impermanent loss, dan mengapa rentang v3 serta risiko operasional perlu diperiksa.

Dalam panduan iniApa yang dilakukan penyedia likuiditas

Ringkasan singkat

Swap AMM mengubah komposisi token posisi LP saat harga bergerak. Impermanent loss adalah selisih relatif terhadap menyimpan token awal; nilainya belum tentu turun, dan fee tidak menjamin selisih tertutup.

Apa yang dilakukan penyedia likuiditas

Pool AMM bukan rekening tabungan dengan saldo tetap dan bunga yang dijanjikan. Pool adalah kontrak pintar yang menyimpan token dan mengikuti aturan pertukaran tertentu. Di Uniswap v2, satu pool mempertemukan dua token ERC-20.

Ketika penyedia memasukkan likuiditas, kontrak menerbitkan token likuiditas sebagai catatan atas bagian pool tersebut.

Bagian ini menentukan proporsi cadangan dan biaya yang menjadi hak penyedia, bukan klaim bahwa jumlah kedua token akan selalu tetap.

Misalnya, sebuah pool memiliki 100 ETH dan 200.000 USDC. Jika seseorang memegang 1% token LP, bagian dasarnya setara dengan 1 ETH dan 2.000 USDC selama proporsinya tetap sama. Setelah swap, cadangan pool dan nilai bagian itu dapat berubah.

Di v2, biaya swap biasanya tercermin dalam cadangan pool sehingga nilai token LP ikut menampung bagian biaya; ketika likuiditas ditarik, pemilik menerima bagian proporsional dari token yang tersedia dan biaya yang masih berada di pool.

Dokumentasi resmi Uniswap menjelaskan token pool, kepemilikan LP, dan distribusi biaya.

AMM lain dapat memakai kurva, pencatatan bagian LP, aturan biaya, atau batas penarikan yang berbeda; contoh berikut memakai model sederhana ala v2, bukan aturan universal DeFi.

Porsi biaya bukan suku bunga tetap. Besarnya bergantung pada volume swap yang memenuhi syarat, tarif biaya pool, bagian likuiditas yang aktif, pembagian biaya yang berlaku, dan transaksi penarikan.

Untuk membandingkan hasil, hitung nilai token yang diterima saat keluar ditambah biaya yang benar-benar dapat diklaim, lalu kurangi biaya transaksi dan bandingkan dengan alternatif yang relevan.

Menampilkan APR atau APY dari volume masa lalu tidak menjamin volume atau pendapatan di masa depan.

Cara kerja rumus x × y = k di v2

Pada pool constant-product v2, x dan y mewakili jumlah dua token dalam cadangan pool, sedangkan k adalah hasil kalinya. Untuk swap yang mengabaikan biaya, pool berusaha mempertahankan:

x × y = k

Harga marginal satu token terhadap token lain dapat dipahami sebagai rasio cadangan. Jika satu token dibeli dari pool, jumlah token itu turun dan jumlah token yang dibayar masuk naik. Rasio berubah, sehingga harga pool bergerak.

Semakin besar swap dibandingkan likuiditas yang tersedia, semakin jauh harga eksekusinya dapat bergeser. Mekanisme ini membantu pool mengutip harga tanpa buku pesanan, tetapi tidak membuat harga eksternal terkunci di dalam kontrak.

Harga pool bisa berbeda sementara dari pasar lain. Arbitrase dapat membeli token yang tampak murah dari pool atau menjual token yang tampak mahal ke pool sampai harganya mendekati pasar, setelah biaya dan hambatan transaksi diperhitungkan.

Bagi LP, proses ini adalah pertukaran inventaris: saat harga ETH naik relatif terhadap USDC, trader cenderung mengambil ETH dari pool dan memasukkan USDC.

Akibatnya, bagian LP berakhir dengan lebih sedikit ETH dan lebih banyak USDC dibandingkan saat awal.

Dokumentasi pool v2 membahas cadangan, harga awal, token likuiditas, dan biaya. Panduan mekanika swap v2 menjelaskan bagaimana swap mempertahankan rumus produk konstan.

Dalam model nyata, biaya swap, transaksi lain, penambahan atau penarikan likuiditas, perubahan kontrak dan detail token membuat perhitungan lebih kompleks daripada rumus tanpa biaya.

Contoh: ETH naik dari 2.000 menjadi 4.000 dolar

Anggap LP memasukkan seluruh bagian proporsional sebesar 1 ETH dan 2.000 USDC saat harga ETH 2.000 dolar. Nilai awalnya 4.000 dolar.

Untuk menyederhanakan contoh, anggap tidak ada biaya swap, biaya gas, pajak, penambahan likuiditas, atau transaksi lain, dan arbitrase membuat harga pool mencerminkan harga pasar baru sebesar 4.000 dolar per ETH.

Produk cadangan awal adalah:

Angka ini dapat mewakili seluruh pool atau bagian proporsional LP mana pun; perubahan skala bagian mengubah jumlah dolar, bukan persentasenya.

k = 1 × 2.000 = 2.000

Pada harga baru, rasio harga mengharuskan cadangan USDC per ETH bernilai 4.000. Bersamaan dengan x × y = 2.000, cadangan yang konsisten kira-kira:

  • ETH ≈ √(2.000 ÷ 4.000) ≈ 0,7071 ETH
  • USDC ≈ √(2.000 × 4.000) ≈ 2.828,43 USDC

Dengan saldo yang belum dibulatkan, nilai posisi LP saat itu sekitar 0,70710678 × 4.000 + 2.828,42712 ≈ 5.656,85 dolar. Jika token awal sekadar disimpan, nilainya menjadi 1 × 4.000 + 2.000 = 6.000 dolar.

Selisih relatif terhadap nilai hold adalah sekitar 343,15 ÷ 6.000 ≈ 5,72%. Rumus ideal untuk pasangan dengan rasio harga akhir r terhadap awal adalah:

impermanent loss = 1 − 2√r ÷ (1 + r)

Rumus ini mengasumsikan pool constant-product dua token dengan rentang penuh, nilai awal 50/50, tanpa biaya atau penambahan/penarikan likuiditas, dan harga pool yang sudah mencerminkan pasar eksternal.

Jika r = 0,5, rumus yang sama juga menghasilkan sekitar 5,72%; ini bukan perkiraan umum untuk semua AMM atau posisi terkonsentrasi.

Untuk r = 2, hasilnya sekitar 5,72%. Angka itu mengukur kinerja LP yang tertinggal dari strategi menyimpan token awal pada titik perbandingan yang sama.

Angka tersebut bukan berarti LP mengalami kerugian nominal dari modal awal: nilai 5.656,85 dolar masih sekitar 41,4% di atas nilai awal 4.000 dolar.

Penjelasan resmi Uniswap tentang imbal hasil, komposisi pool, dan selisih terhadap hold menunjukkan mengapa hasil LP perlu dibandingkan dengan alternatif, bukan hanya dengan setoran awal.

Ini contoh matematis, bukan perkiraan hasil pool tertentu. Jumlah sebenarnya bergantung pada bagian LP dalam keseluruhan pool dan kondisi transaksi.

Jika ada biaya, cadangan berubah berbeda dari model tanpa biaya, sehingga angka akhir tidak akan persis sama. Contoh ini sengaja mengecualikan biaya swap, gas, pajak, dan faktor lain.

Ilustrasi konseptual tanpa teks yang membandingkan pool dengan komposisi token yang berubah dan kepemilikan langsung dengan jumlah awal.
Perbandingan konseptual antara perubahan komposisi token di pool likuiditas dan jumlah token awal yang tetap saat disimpan langsung; tidak menampilkan harga atau jumlah nyata.

Mengapa istilahnya impermanent loss

Impermanent loss membandingkan nilai posisi LP dengan nilai jika token yang sama tetap disimpan, pada harga akhir yang sama. Ini adalah selisih relatif terhadap suatu patokan, bukan label untuk semua kerugian investasi.

Pada contoh tadi, LP memiliki nilai lebih rendah daripada hold tetapi masih bernilai lebih tinggi daripada saat mulai.

Jika harga relatif kembali ke rasio awal dalam model ideal tanpa biaya, komposisi pool juga kembali mendekati rasio awal dan selisih tersebut dapat menyusut.

Namun, biaya, transaksi, perubahan jumlah LP, atau kerugian lain tidak otomatis hilang ketika harga berbalik.

Kata “impermanent” dapat menyesatkan jika dipahami sebagai jaminan bahwa selisih akan pulih.

Harga bisa terus bergerak menjauh, token bisa kehilangan nilai atau likuiditas, dan LP dapat menarik likuiditas pada saat yang kurang menguntungkan.

Ketika posisi ditarik, perbandingan terhadap hold pada waktu itu menjadi hasil yang terealisasi untuk keputusan tersebut.

Mengukur relatif terhadap hold membantu mengisolasi efek perubahan komposisi AMM, tetapi belum mencakup biaya gas, pajak, risiko kontrak, atau manfaat lain yang mungkin diperoleh.

Dalam v2 tanpa biaya dan dengan satu set cadangan tetap, komposisi pada suatu titik ditentukan oleh rasio harga akhir.

Jalur harga tetap penting bagi hasil total karena swap yang terjadi sepanjang jalan menentukan biaya yang terkumpul, peluang transaksi yang dilewatkan, biaya gas untuk tindakan LP, dan risiko keluar atau masuk.

Jalur yang bergejolak dengan banyak volume dapat menghasilkan biaya lebih banyak, tetapi tidak menjamin biaya itu melebihi selisih relatif.

Biaya swap dapat membantu, tetapi tidak menjamin hasil

Biaya dibebankan saat trader menukar token. Pada v2, biaya pool secara mekanis menambah nilai cadangan dan dibagikan secara proporsional kepada LP menurut bagian mereka. Pendapatan bersih LP tidak cukup dihitung dari volume × tarif biaya.

Periksa likuiditas aktif, aturan pembagian, perubahan porsi pool, dan biaya yang benar-benar dapat diklaim. Dokumentasi Uniswap menjelaskan perbedaan antara biaya swap, bagian untuk LP, dan biaya protokol.

Tarif aktual dapat bergantung pada versi, pool, dan konfigurasi terkini. Pada v2, biaya swap masuk ke cadangan dan dapat meningkatkan nilai produk x × y; rumus constant product tanpa biaya adalah penyederhanaan.

Pada v3, biaya disimpan terpisah sebagai saldo yang dapat diklaim untuk posisi, bukan digabungkan ke cadangan dengan cara yang sama.

Secara konseptual, hasil relatif LP mencakup nilai posisi akhir beserta biaya yang terkumpul, dibandingkan nilai hold, dengan gas dan biaya lain diperhitungkan terpisah.

Jika biaya yang diterima cukup besar, biaya dapat mengimbangi selisih terhadap hold. Jika volume rendah, harga bergerak satu arah, persaingan likuiditas tinggi, atau bagian posisi tidak aktif, biaya dapat jauh lebih kecil.

Tidak ada jaminan biaya akan menutup impermanent loss, dan angka APR dari masa lalu tidak menyatakan hasil bersih yang akan datang.

Frekuensi swap juga mengubah gambaran. Banyak transaksi bolak-balik dapat menghasilkan biaya tetapi juga memiliki biaya transaksi jaringan dan membuat komposisi token terus berubah.

Kenaikan harga satu arah dapat memberi LP inventaris yang lebih sedikit dari token yang naik, sementara posisi hold tetap memiliki jumlah awalnya.

Jangan menyamakan “volume tinggi” dengan “keuntungan LP tinggi”: volume, harga, fee tier, konsentrasi likuiditas, persentase kepemilikan dan biaya semuanya berperan.

AMM tidak mengamati harga di bursa lain lalu memutuskan menyeimbangkan kembali secara independen. Setiap swap mengubah cadangan dan rasio, sementara arbitrase dapat menghubungkan harga pool dengan pasar lain.

Dalam proses itu, pool secara efektif menjual sebagian token yang sedang naik dan menerima token yang relatif tertinggal. Mekanisme ini berbeda dari menyimpan dua token tanpa transaksi.

Misalnya, harga ETH dapat naik perlahan, naik dengan cepat lalu turun, atau bergerak naik-turun sebelum berakhir pada 4.000 dolar.

Dalam model biaya nol dengan kondisi awal dan rasio akhir yang sama, komposisi teoritis pada akhir tetap sama.

Tetapi jalur perdagangan dapat berbeda jumlahnya; akibatnya, total fee, waktu posisi terkena pergerakan, biaya gas jika LP mengubah posisi, dan hasil bersihnya bisa berbeda.

Harga yang kembali ke awal juga tidak otomatis mengembalikan semua hasil ke skenario hold jika biaya dan transaksi telah terjadi.

Hal ini menjelaskan mengapa satu kalkulator impermanent loss hanya menjawab pertanyaan sempit: bagaimana posisi tanpa fee dibandingkan dengan hold berdasarkan rasio harga tertentu?

Untuk menilai posisi nyata, LP perlu melihat volume yang benar-benar dapat dilayani, fee yang menjadi hak posisinya, kompetisi, pergerakan pasar, gas dan skenario keluar.

Dokumentasi Uniswap tentang imbal hasil LP menekankan perbandingan dengan hold dan ketergantungan pendapatan terhadap perdagangan yang berlangsung.

Perbedaan penting untuk likuiditas terkonsentrasi v3

v2 menyebarkan likuiditas di sepanjang seluruh rentang harga teoretis. Pada v3, LP memilih rentang harga untuk menempatkan modal.

Rentang sempit dapat membuat lebih banyak modal aktif di sekitar harga saat ini, tetapi membutuhkan pengelolaan dan membawa risiko harga keluar dari rentang.

Hanya likuiditas yang sedang berada dalam rentang aktif yang memperoleh biaya untuk swap terkait.

Jika harga bergerak melewati batas rentang, posisi v3 menjadi seluruhnya satu token pada sisi akhir rentang dan tidak lagi aktif untuk perdagangan pada harga tersebut.

Selama di luar rentang, posisi itu tidak memperoleh biaya sampai harga kembali memasuki rentang.

LP dapat memilih rentang baru, tetapi transaksi penyesuaian menimbulkan gas dan mungkin mengunci perubahan komposisi sebagai hasil yang terealisasi.

Panduan posisi likuiditas v3 Uniswap menjelaskan cara memilih rentang; whitepaper inti v3 Uniswap membahas desain likuiditas terkonsentrasi. Panduan biaya LP menjelaskan bahwa posisi di luar rentang tidak memperoleh biaya.

Karena itu, angka impermanent loss v2 dengan rentang penuh tidak dapat langsung dipakai sebagai proyeksi hasil bersih v3. Harga keluar rentang memengaruhi eksposur satu aset, aktivitas biaya, dan keputusan pengelolaan.

Tarif fee yang lebih tinggi juga tidak otomatis membuat suatu rentang lebih menguntungkan: volume mungkin kecil, posisi dapat tidak aktif, dan pergerakan harga dapat lebih besar daripada biaya yang terkumpul.

Risiko yang tidak diukur oleh angka impermanent loss

Biaya dan impermanent loss bukan satu-satunya risiko. Bug kontrak pintar atau integrasi, perubahan konfigurasi, token dengan mekanisme transfer khusus, eksploitasi, masalah jembatan, atau kehilangan nilai token dapat memengaruhi aset.

Kedalaman pool dapat menghilang saat pasar stres. Harga token di pool dapat menyimpang, biaya yang terlihat belum tentu seluruhnya dapat ditarik, dan transaksi untuk menambah, mengubah, atau menarik likuiditas dapat gagal atau tertunda.

Jika harga pool berbeda dari pasar yang lebih luas, token dapat ditukar pada rasio harga relatif yang tidak dimaksudkan. Stablecoin juga dapat menyimpang dari nilai acuannya.

Gas adalah biaya jaringan untuk transaksi kontrak. Transaksi persetujuan token, deposit, klaim fee, penyesuaian rentang, dan penarikan dapat menimbulkan biaya berulang; saat jaringan padat, biaya atau keterlambatan meningkat.

Pengembalian bersih harus memasukkan biaya yang benar-benar dibayar, bukan hanya biaya yang ditampilkan pool. Baca peringatan resmi Uniswap tentang penyediaan likuiditas.

Daftar periksa sebelum menyediakan likuiditas

Sebelum bertindak, periksa alamat kontrak dan jaringan, serta pastikan pool dan token benar. Periksa versi AMM, invariant dan fee tier, likuiditas dan volume, cara hitung porsi LP, serta alur penarikan.

Pastikan cara pencatatan fee: v2 menambah cadangan, sedangkan v3 disimpan terpisah untuk diklaim. Cek rentang aktif dan skenario harga; bandingkan nilai LP dengan hold pada waktu yang sama.

Tambahkan gas, slippage, pajak, risiko kontrak, dan biaya pengelolaan. Buat skenario harga turun, naik, bergerak satu arah, dan kembali, lalu bandingkan nilai LP dengan hold pada waktu yang sama.

Jangan menganggap APR, label “impermanent”, atau status audit sebagai jaminan keamanan atau profitabilitas.

Pertanyaan umum

Q1Apakah impermanent loss berarti saya kehilangan uang?

Tidak selalu. Pada contoh, posisi LP senilai sekitar $5.656,85, naik dari $4.000, tetapi masih di bawah $6.000 jika token awal disimpan. Angka ini belum memperhitungkan fee, gas, atau pajak.

Q2Bisakah fee swap menutup impermanent loss?

Bisa, tetapi tidak pasti. Fee bergantung pada swap, bagian likuiditas aktif, aturan pool, dan apakah harga berada dalam rentang v3. Setelah biaya, fee dapat menutup, kurang dari, atau melampaui selisih terhadap hold.

Q3Apakah posisi v3 memperoleh fee ketika harga di luar rentang?

Posisi di luar rentang v3 yang tidak aktif tidak memperoleh fee. Jika harga kembali masuk, fee dapat diperoleh lagi sesuai aturan pool dan protokol.

Sumber dan bacaan lanjutan

Laporkan masalah

Kami akan menyiapkan email berisi tautan artikel ini. Mark menerima laporan setelah Anda mengirimkannya

Cek cepat

Sudah membaca panduannya? Uji diri dengan 3 pertanyaan

Pertanyaan 1 / 3

Pertanyaan 01

Apa yang dimaksud dengan impermanent loss dalam perbandingan LP?

Pilih jawaban untuk melihat penjelasannya

Glosarium opsi