Bagaimana credit spread memengaruhi buying power?
Hubungkan premi, agunan, dan kerugian maksimum credit spread agar pratinjau buying power tidak dianggap sebagai kas bebas
Jawaban langsung
Credit spread menerima premi bersih, tetapi broker biasanya mengurangi buying power untuk mencadangkan agunan atas kerugian yang dibatasi. Pada vertical standar, jumlahnya sering terkait dengan lebar strike dikurangi credit. Ini adalah reservasi berbasis risiko, bukan rumus universal atau penarikan kas. Setelah satu leg terisi, harga bergerak, atau assignment mungkin terjadi, broker dapat meminta lebih banyak, menolak offset, atau menghitung ulang.
Gambarkan dua arus kas terlebih dahulu
Short leg menerima premi dan menciptakan kewajiban. Long leg membayar premi dan menetapkan batas kontraktual atas kerugian yang dimodelkan selama spread tetap utuh. Net credit adalah selisih kedua leg setelah biaya; strike width adalah jarak total antara kedua harga pelaksanaan.
Untuk vertical credit spread selebar lima poin dengan net credit 1,20 dolar, kerugian pada expiry yang tidak menguntungkan biasanya 3,80 dolar per saham sebelum biaya jika perlindungan long berfungsi. Kalikan dengan contract multiplier dan jumlah kontrak. Jangan menganggap credit 1,20 dolar sebagai modal yang berisiko.
Pahami mengapa buying power dicadangkan
Aturan margin dapat membandingkan persyaratan short option dengan kerugian maksimum spread. Long leg dibayar penuh; hasil dari short leg dapat mengimbangi sebagian biayanya atau persyaratan. Pratinjau broker mungkin tampak dekat dengan risiko, tetapi reference mark, biaya, pembulatan, minimum, dan tambahan internal dapat berbeda.
Baca mengapa menjual opsi membutuhkan margin untuk memisahkan credit dari agunan, lalu bandingkan dengan buying power dan cash balance pada opsi. Credit tidak membuat transaksi bebas risiko dan tidak menjamin bahwa hanya maximum loss yang akan dicadangkan sementara.
Amati offset pada peristiwa akun nyata
Saat spread dibuka, diubah, atau ditutup, sistem menilai ulang setiap leg dan risiko bersih. Partial fill dapat terlihat sementara seperti short option tanpa lindung nilai. Jika long leg ditutup lebih dahulu, buying power bisa turun walaupun kerugian akhir yang direncanakan tidak berubah.
Periksa risiko secara terpisah sebelum mengirim order.
Validasi pratinjau broker sebelum masuk
1. Konfirmasi width dan multiplier: Hitung strike width × contract multiplier × jumlah sebelum mengurangi credit. 2. Pastikan kedua leg terlihat: Pratinjau harus menilai spread sebagai kombinasi, bukan short option tunggal. 3. Bandingkan sebelum dan sesudah fill: Simpan buying power yang ditampilkan dan periksa perubahan setelah setiap partial fill. 4. Uji skenario keluar: Simulasikan penutupan long leg, assignment, dan expiry dekat strike. 5. Baca aturan internal: Cari minimum margin, tambahan konsentrasi, biaya likuiditas, dan persyaratan exercise yang belum selesai.
Ukuran spread harus menyisakan ruang untuk buying power yang dicadangkan, maximum loss, dan buffer likuiditas. Jika ragu, tanyakan kepada broker posisi mana yang benar-benar terlindungi setelah partial fill.
Pertanyaan umum
Apakah pengurangan buying power selalu width minus credit?
Tidak. Itu titik awal untuk vertical dengan risiko terbatas, tetapi biaya, pembulatan, minimum, aturan internal, jenis akun, dan konsentrasi posisi dapat mengubah jumlahnya.
Mengapa buying power turun lebih besar daripada maximum loss?
Broker dapat menambah buffer untuk partial fill, likuiditas, assignment, valuta asing, atau leg yang tidak dapat sepenuhnya di-offset. Bandingkan pratinjau dengan rincian margin akun Anda.
Bisakah credit spread terkena assignment sebelum expiry?
Ya. Short leg dapat dieksekusi dan di-assign sebelum expiry. Long leg tidak otomatis membatasi kerugian kombinasi pada setiap kondisi sementara; segera periksa posisi saham dan opsi yang sebenarnya. > Opsi mengandung risiko dan tidak cocok untuk semua investor. Penjelasan ini hanya untuk edukasi, bukan nasihat keuangan, pajak, atau investasi pribadi. Aturan dapat berubah; gunakan dokumen terbaru dari broker, FINRA, Cboe, dan Options Clearing Corporation.