Semua panduan opsi dan kontrak berjangka
Agunan bukan ukuran posisi8 menit baca

Margin kontrak berjangka vs. leverage

Pelajari perbedaan margin awal, pemeliharaan, dan variasi dari nilai nosional kontrak berjangka; alasan leverage memperbesar pergerakan harga; serta dampak penyelesaian harian pada perencanaan kas

Disusun oleh Mark · Sumber utama di bawah

Jawaban langsung

Margin berjangka ialah agunan menopang posisi, bukan harga beli atau batas rugi. Agunan kecil dapat mengendalikan nilai nosional besar. Karena itu, perubahan harga sederhana dapat berdampak besar pada kas dan memicu margin variasi.

Margin dan nilai nosional menjawab pertanyaan berbeda

Nilai nosional adalah harga kontrak berjangka dikalikan pengali kontraknya. Nilai ini menggambarkan besarnya eksposur ekonomi yang pergerakan harganya memengaruhi posisi.

Margin awal adalah agunan untuk membuka atau menopang posisi berdasarkan aturan kliring dan pialang. Margin pemeliharaan adalah ambang yang dipakai dalam proses margin rekening.

Keduanya tidak memberi tahu kerugian maksimum yang mungkin dialami pelaku pasar.

Dua kontrak dapat memerlukan margin yang mirip tetapi mempunyai perubahan dolar harian yang sangat berbeda. Pengali, tick, volatilitas, dan tingkat harganya dapat berbeda.

Gunakan nilai tick dan pengali kontrak untuk menerjemahkan harga yang terlihat menjadi dampak kas.

Leverage memperbesar dampak terhadap kas

Leverage adalah hubungan antara eksposur nosional yang dikendalikan dan modal yang disetorkan. Jika agunan sebesar 10.000 mendukung nilai nosional 100.000, pergerakan kontrak 1% berarti 1.000 sebelum biaya: 10% dari agunan, bukan 1%.

Perhitungan ini berlaku untuk kedua arah. Pergerakan yang menguntungkan tidak menjadikan posisi berisiko rendah, dan kerugian dapat membutuhkan kas tambahan walaupun rekening masih menahan posisi.

Gunakan nilai tick kontrak dan pergerakan harian yang masuk akal dalam skenario tekanan untuk memperkirakan dampak kas. Persentase margin saja dapat menyembunyikan sensitivitas dolar yang sebenarnya.

Penyelesaian harian memindahkan kas sebelum jatuh tempo

Kontrak berjangka biasanya dinilai kembali dengan harga penyelesaian bursa setiap hari. Laba dan rugi diselesaikan melalui proses margin, sehingga kerugian bukan sekadar angka belum terealisasi yang disimpan hingga penyelesaian akhir.

Jika ekuitas turun di bawah persyaratan yang berlaku, dana mungkin dibutuhkan dengan segera. Pialang dapat membatasi atau melikuidasi posisi sesuai aturannya.

Persyaratan pialang dapat melebihi batas minimum bursa dan berubah bersama kondisi pasar.

Inilah sebabnya likuiditas yang tersedia menjadi bagian dari rencana risiko. Ukuran posisi dapat terlihat tepat berdasarkan nilai nosional, tetapi tetap tidak mungkin dipertahankan sepanjang jalur harga yang merugikan.

Peran lapisan rekening dan aturan perusahaan dijelaskan dalam bursa, lembaga kliring, dan pialang berjangka.

Margin bukan rekomendasi untuk berdagang

Persyaratan margin adalah pengendalian risiko bagi sistem kliring, bukan ukuran imbal hasil yang diharapkan atau sinyal bahwa sebuah posisi terjangkau.

Margin yang lebih rendah dapat mencerminkan aturan produk, bukan volatilitas yang lebih rendah atau diversifikasi yang lebih baik.

Sebelum membuka kontrak berjangka, catat:

  • pengali, nilai tick, serta persyaratan awal dan pemeliharaan
  • penyangga pialang, rencana keluar, dan kerugian yang dapat ditoleransi
  • kas yang tersedia untuk margin variasi

Tinjau lagi setelah harga, volatilitas, bulan kontrak, atau konsentrasi berubah.

Penyelesaian harian itu merupakan salah satu perbedaan penting antara kontrak berjangka dan kontrak forward.

Struktur kredit yang berbeda tidak menghapus kebutuhan untuk menghitung kemungkinan arus kas pada posisi yang sebenarnya.

Pertanyaan umum

Apakah margin adalah jumlah maksimum yang dapat hilang pada kontrak berjangka?

Tidak. Margin menopang posisi, tetapi tidak membatasi kerugian pasar. Kerugian dapat melebihi jumlah yang mula-mula disetorkan.

Mengapa panggilan margin dapat terjadi sebelum jatuh tempo?

Kontrak berjangka biasanya dinilai kembali setiap hari. Kerugian mengurangi ekuitas rekening saat terjadi dan dapat membutuhkan dana tambahan sesuai aturan yang berlaku.

Apakah margin yang lebih rendah berarti risiko lebih rendah?

Tidak. Bandingkan nilai nosional, nilai tick, volatilitas, konsentrasi, dan kerugian dalam skenario tekanan. Tingkat margin saja bukan peringkat risiko.

Sumber dan bacaan lanjutan

Panduan terkait